Selasa, 09 Juli 2013

Selingkuh??? Yang Lebih Baik Banyak Kok...

Selingkuh? Siapa sih yang belum pernah mendengar kata-kata ini? Kata-kata yang hampir setiap hari mampir di telinga maupun penglihatan saya. Ga tua, ga muda, alim maupun bejat, ternyata ada yang pernah ketauan berselingkuh. Benarkah selingkuh malah membuat hubungan sebuah pasangan menjadi lebih harmonis?


Pagi ini saya tiba-tiba tergerak untuk menulis tentang selingkuh. Berawal ketika saya mengecek BBM dan iseng melihat recent updates dari contact list di BBM saya. Salah satu teman saya, meng-update profile picture-nya. Sebenarnya itu hal yang biasa saja alias tidak istimewa. Yang menjadikannya luar biasa adalah foto yang dipasangnya adalah foto-foto dirinya yang sedang tidak berjilbab ditambah salah satu dari foto tersebut menggambarkan adegan pamer sensualitas dirinya dengan bergaya dan berpakaian seksi. FYI, teman saya itu dalam kesehariannya menggunakan jilbab. 

Astaghfirullah...tersentak hati saya melihatnya. Bukan cuma karena kaget, namun rasa iba di hati saya melihat fotonya tersebut. Mungkin jika saya tidak mengenal dan mengetahui sedikit lembar kisah hidupnya belakangan ini, saya tidak seiba ini. Ibu beranak 2 tersebut, beberapa bulan belakangan ini seringkali memasang status BBM yang berisi kegalauan. Terakhir berbincang dengannya, ia sedang dirundung kesedihan karena baru saja memergoki suaminya saling melontarkan kata-kata mesra dan "mengundang" dengan perempuan lain. Tidak hanya kata-kata mesra, namun ia juga menemui foto-foto seksi perempuan lain  tersebut di BB suaminya. Ketika dikonfrontir, suaminya mengaku kalau hanya berteman saja dengan perempuan yang ia kenal saat sedang mengikuti sebuah pelatihan di sebuah kota di Jawa Tengah. Namun ia tak begitu saja mempercayai jawaban suaminya, mengingat jika hanya berteman, tak mungkin ada lontaran kata-kata mesra dan foto-foto dengan adegan "mengundang". Pecahlah perang di antara mereka berdua.

Sejak saat itu, ia mengaku hubungannya dengan suaminya merenggang. Mereka tidak saling berkomunikasi lagi, namun tetap tinggal dalam 1 atap. Ia mengaku tidak tahu harus berbuat apa untuk kelanjutan hubungan mereka. Pernikahan yang sudah dijalani selama lebih dari 7 tahun tersebut berada di ujung tanduk. Untuk mengakhirinya, teman saya tidak berani mengambil keputusan itu karena ia sangat bergantung secara finansial terhadap suaminya. Untuk lanjut, ia harus tersiksa lahir batin karena suaminya semakin over protective terhadap BB-nya dan semakin menutup diri untuk sekedar berdialog. 

Well, pada akhirnya saya tidak tahu jalan apa yang hendak ia tempuh terkait dengan kelanjutan pernikahannya. Saya tidak pernah bertanya lagi sampai detik ini. Bukan karena saya tidak peduli. Tapi saya hanya tidak mau masuk terlalu dalam, mencampuri masalah  rumah tangga yang sedang ia hadapi. Sampai pagi ini, ketika saya melihat profile picture-nya. Hati saya miris dibuatnya. Rasanya kalau boleh saya hendak memotivasi dirinya. Say...tidak perlu merendahkan dirimu sendiri dengan membuka auratmu dan memperlihatkan keseksianmu. Bukan...bukan itu jalan keluar dari masalahmu. Mungkin ia pikir, suaminya selingkuh dengan perempuan lain, karena ia tidak "seseksi dan seberani" perempuan itu. Kalau sampai itu yang dijadikan alasan suaminya berselingkuh, bukan salah dirimu teman. Otak dan akhlak suami mu yang perlu direparasi. 

Apapun alasannya, selingkuh itu tidak dibenarkan baik oleh agama maupun etika berperilaku di masyarakat. Jika ada masalah dalam rumah tangga kalian, intropeksi diri, komunikasikan dengan pasangan, saling memperbaiki diri dan yang paling utama adalah sabar dan sholat. Bukan juga dengan membalas perbuatannya dengan perbuatan serupa. Kalau itu yang kamu lakukan, derajatmu serendah perempuan tersebut (yang tega menyakiti hati sesamanya dengan mengganggu suami orang). Kunci keharmonisan rumah tangga bukan diperoleh dari selingkuh. Yang ada malah selingkuh mematikan hati dan hubungan. Saya juga bukan orang yang sempurna dan pernikahan saya pun masih jauh dari sempurna. Hanya saja, harga diri saya terlalu tinggi kalau hanya sekedar untuk "buka-bukaan" demi membalaskan dendam. Saya masih terlalu waras untuk mengorbankan diri saya untuk lelaki yang tidak mampu menjadi imam yang baik bagi saya dan anak-anak saya. Biarlah, apa yang menimpa rumah tanggamu, menjadi penghapus dosa bagimu. Semoga Allah SWT membukakan mata hatimu, suamimu dan orang-orang yang selalu mengedepankan nafsu dibandingkan hati nurani. 











Kamis, 07 Maret 2013

Temanku Orang Miskin Bun!

Beberapa hari yang lalu, saat saya sedang membimbing Jauzi belajar, dia mengeluhkan tentang prilaku salah seorang temannya. Sudah beberapa kali ini, teman sekolahnya itu meminta dengan paksa beberapa alat tulis miliknya seperti penghapus, pensil, penggaris dan lain-lain. Pantas saja dia selalu merengek minta dibelikan alat tulis yang baru. Dalam hati saya, kejadian macam ini tentu tidak bisa didiamkan saja. Saya mengusulkan ke anak saya, untuk membicarakan masalah ini dengan gurunya jika kejadian semacam ini terjadi lagi. Meminta boleh saja, tapi masalahnya tidak boleh ada unsur pemaksaan dalam hal ini. Namanya juga minta, dikasih syukur, tidak dikasih ya tidak boleh maksa dong. Dengan tipikal anak saya yang kurang berani, saya yakin anak saya tidak akan mau melakukan saran saya diatas.

Keesokan harinya, saya meminta tolong kepada si 'mbak' untuk menyampaikan masalah ini ke guru kelas Jauzi saat menjemputnya ke sekolah. Sepulang dari kantor, saya tanyakan ke si 'mbak' tentang laporan yang saya titipkan untuk ditanyakan ke guru Jauzi. 

Me    : Mbak, gimana? Udah ngomong belum ke gurunya Jauzi?
Mbak : Tadinya saya udah mau ngomong ke bu gurunya. Tapi dilarang ama Jauzi. Dia narik-narik tangan saya, sambil bilang ga usah ngomong ke gurunya.
Me    : Loh kenapa kak?
Jauzi : Soalnya kasian Bun...temanku itu orang miskin. Ibunya aja kadang suka ga pakai sandal ke sekolah.
Me    : (terharu...speechless) Baiknya hatimu nak...tapi sikap temanmu juga ga benar nak. Masa minta kok maksa. Itu namanya ngerampok. Ga bagus sikap seperti itu. Jangan dicontoh ya nak!

Jaman memang sudah semakin sulit. Tapi bukan berarti harus menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Dan juga, mengorbankan orang lain ataupun menyakiti hati orang lain untuk kepuasan diri sendiri betul-betul tidak manusiawi. Smoga kamu jadi orang baik dan selalu dilindungi Allah ya nak....


Selasa, 26 Februari 2013

Gone...Gone Away ...




Ah kamu...
Slalu menitipkan pilu
Dengan hadirmu
Atau ketidakhadiranmu
Slalu bgitu

Mengapa tak kau kemasi saja smuanya?
Bawa smua jasad bahkan renikmu
Tak perlu iba atau rasa kasihan
Bahkan kalau perlu,
kubur saja nuranimu
Aku tak butuh itu

Puaskan nafsu duniawimu
Yang bahkan tak dapat kureka
Maupun kubedakan
Yang mana hewan dan yang mana dirimu
Yang mana ketulusan
Yang mana topeng kebusukan

Sudah pergi saja
Toh aku masih bisa menari dalam luka
Tuhan selalu berbaik hati padaku
Membukakan semuanya
Bahkan yang telah kau sembunyikan
Dengan rapat
Disebalik kwitansi-kwitansi hotel
Dibalik tebalnya selimut pergumulan
Bahkan rayuan-rayuan percakapanmu
Dengan dia yang entah manusia
Entah iblis sejenismu

Kumohon...
Pergi saja
(Terserah, apakah pergi dari tempatmu berpijak atau pergi dari dunia fana) 

Sungguh, tak kan kusesali

Bintaro, 24 Februari 2013
(Malam yang menggugat pagi)


Selasa, 15 Januari 2013



Selamat Tinggal

Oleh
 Chairil Anwar

Aku berkaca
Ini muka penuh luka
Siapa punya?

Kudengar seru menderu
-- dalam hatiku? --
Apa hanya angin lalu?

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Ah.................??

Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal.......!!
Selamat Tinggal............!!

Senin, 26 November 2012

Elegi Untuk Ananda


Nak…
Ketika kamu belum tercipta di dunia ini
Ada sepasang sayap yang tulus saling mencinta
Yang bersatu dalam merobohkan tembok penghalang
Yang berjanji untuk terus menyatu dalam setiap kepakannya
Yang bermimpi ingin menaklukkan dunia

Saat kamu hadir
Betapa bahagianya kami
Jutaan lantunan doa dan harapan
Tak lepas kami munajatkan untukmu
Sepasang sayap milik kami
Selalu siap membimbing dan menjagamu
Untukmu belahan hati kami
Untukmu menjadi mahluk yang lebih baik
Dari sekedar yang kami miliki

Nak...
Ketika roda kehidupan bergulir
Kita tidak pernah bisa menduga
Akan apa yang terjadi di luar kuasa kita
Terkadang manusia dewasa
Punya keinginan yang tidak dapat dipahami
Bahkan oleh sesama manusia dewasa

Hidup memang tidak selalu menjanjikan bahagia
Pun hidup tak melulu bercerita tentang kesedihan
Jika sepasang sayap milik kami
Tak mampu bertahan untuk terus bersama
Yakinlah Nak,
Kita akan selalu baik-baik saja

Bunda dan kamu
Bisa tetap meraih bahagia
Bisa tetap terbang tinggi meraih asa
Walau dengan satu sayap

Karena untuk bahagia
Kita sendiri yang harus menciptakan
Tidak hancur karena "nya"
Tidak musnah karena "dia"
Selalu ada kita dan Tuhan
Dan sebuah sayap milik Bunda


Catatan kesendirian

Bintaro, 25 Juli 2012


Jumat, 09 November 2012

Poetry Lovers

“Painting is poetry that is seen rather than felt, and poetry is painting that is felt rather than seen.” ― Leonardo da Vinci


Selasa, 16 Oktober 2012

DARI SEORANG ANAK, BAGI AYAH IBU YANG AKAN BERCERAI


Ayah, Ibu
tolong, jangan cerai
sebab bercerai selalu membuat kita runtuh
tak bisakah semua dibicarakan baik-baik
dengan kepala sedingin batu es
dan hati yang embun?

Tolong,
jangan bertengkar di hadapan kami
apalagi saling melempar perabotan
jangan menebar caci dan fitnah
apalagi sampai ke koran, majalah dan televisi
dan jangan jadikan rumah kita
bagai zona perang

Mengapa kalian saling menyakiti
dan mengabaikan kami?

Kami bukan lemari
yang kalian pajang di rumah
bisa digotong ke sana kemari
kami punya kebeningan hati
pendapat yang bisa dipertimbangkan
kamilah penggenggam erat semua cinta
yang kalian lempar sampai begitu jauh

Jangan bercerai,
kecuali hanya bila salah satu pergi menghadapNya
jangan bercerai,
kecuali hanya bila ada yang mengingkari ilahi
jangan bercerai, ayah ibu
sebab itu berarti meruntuhkan dunia indah
yang kita bangun sejak dulu
dari senyuman dan kenangan
yang kita kumpulkan setiap waktu

Ayah ibu,
bila kalian tetap bercerai
mungkin kami tak lagi kanak-kanak
diri kami akan menyusut, mengerut
menjelma gumpalan duka tanpa mata,
lalu mungkin akan kami asah
duri-duri hati menjadi taring

Pada suatu masa
kalian pun akan tergugu
menemukan kami yang berhati bolong
di sepanjang lorong
menuju rumah entah siapa



Minggu, 14 Oktober 2012

I Love You, Bapak!!


October 13th, 1989


23 tahun yang lalu, pada tanggal yg sama, saya kehilangan sesosok ayah yang sangat saya kagumi dan sayangi. Usia saya saat itu baru menginjak 9 tahun. Tapi waktu yang cukup singkat itu, sangat menorehkan kenangan yang cukup dalam tentang keberadaan bapak di hati saya. Walau bapak tidak punya cukup banyak waktu di rumah karena kesibukannya mencari nafkah, setiap detik kehadirannya sangat berkesan. Bapak selalu ada di setiap masalah yang saya hadapi dan selalu menjadi pahlawan bagi saya.

Bapak yang acap kali harus bertugas keluar kota dalam kaitannya dengan tugas audit yang harus dijalaninya, sekembalinya dari tugas, selalu membawakan kami, pasukan girly (kami berempat bersaudara kandung perempuan semua) berbagai oleh-oleh. Seakan kami tak pernah lepas dari ingatannya walau dia berada jauh dari kami. Kalaupun tidak membawakan oleh-oleh, selalu ada coklat Silver Queen yang disiapkannya untuk menebus rasa bersalahnya karena acap kali jauh dari kami.

Tapi jangan salah. Untuk mendapatkan coklat tersebut, kami harus menyingsingkan tenaga kami, untuk sekedar menginjak-injak badannya. Terkadang bapak berpura-pura tidak bernafas alias mati. Tentu saja kami akan berusaha membangunkannya dengan menggelitiki badannya. Terkadang sampai kami menangis baru bapak akan tertawa terpingkal-pingkal menyaksikan kelakuan kami. 

Setiap bapak ada di rumah, selalu ada sesi sholat berjamaah. Kami yang masih kanak-kanak, lebih senang bercanda saat sholat berjamaah yang kadang menimbulkan amarah bapak. Pernah kami dipukul tangan kami menggunakan ujung ikat pinggang. Sehabis itu pula bapak akan merayu kami dan membaik-baikkan hati kami. Hal lain yang sangat saya ingat dari bapak adalah setiap di penghujung sholat, bapak selalu berdoa dengan suara yang agak keras. Isi doanya adalah mengajarkan kami untuk mendoakan mama dan bapak supaya masuk surga.

October 13, 2012

Kemarin malam, saya bermimpi tentang bapak. Mungkin itu adalah hadiah dari Allah untuk menghapuskan kerinduan saya pada bapak. Dalam mimpi saya, bapak sedang terbaring sakit. Saya yang sangat rindu pada dirinya, berusaha merawatnya hingga akhirnya dalam mimpi itu saya tersadar bahwa bapak telah tiada. Bapak tidak mengeluarkan sepatah katapun dalam mimpi semalam. Hanya senyum khas miliknya yang juga dimiliki oleh saya, yang hadir semalam.

Bapak biarpun telah tiada, acap kali hadir dalam mimpi-mimpi bisu saya terutama jika perasaan saya sedang sangat sedih dan saat rasa rindu membuncah. Ah, seandainya bapak masih hadir dalam hidup saya, sama seperti 23 tahun yang lalu, garis hidup belum tentu akan seperti ini. Tentunya akan selalu ada pahlawan yang membantu saya menyelesaikan tiap masalah yang saya alami. Bapak, sosoknya akan terus saya ingat dalam untaian doa-doa. Persis seperti yang beliau ajarkan...

Ya Allah, dalam doa saya kali ini, mohon ampuni segala dosa bapak saya. Jauhkan beliau dari siksa kubur. Jauhkan bapak dari siksa api neraka. Mohon diterima segala amal ibadahnya dan pertemukanlah kami kembali dalam jannah-MU. Terima kasih ya Allah.

Bapak, I miss u so much. Seandainya bapak masih ada disini....

Minggu, 07 Oktober 2012

Doa Untuk Yang Terkasih


Ya Aziz………
Jika Cinta Adalah Ketertawanan
Tawanlah Aku Dengan Cinta Kepada-Mu
Agar Tidak Ada Lagi Yang Dapat
Menawanku Selain Engkau

Ya Rahim……….
Jika Cinta Adalah Pengorbanan
Tumbuhkan Niat Dari Semua Pengorbananku
Semata-mata Tulus Untuk-Mu
Agar Aku Ikhlas Menerima Apapun Keputusan-Mu

Ya Robbii……….
Jika Rindu Adalah Rasa Sakit
Yang Tidak Menemukan Muaranya
Penuhilah Rasa Sakitku
Dengan Rindu Kepada-Mu
Dan Jadikan Kematianku Sebagai Muara Pertemuanku Dengan-Mu

Ya Robbii……….
Jika Sayang Adalah Sesuatu Yang Mempesona 
Ikatlah Aku Dengan Pesona-Mu 
Agar Damai Senantiasa Kurasakan 
Saat Terucap Syukurku Atas Nikmat Dari-Mu

Ya Allah……….
Jika Kasih Adalah Kebahagiaan Yang Tiada Bertepi 
Tumbuhkan Kebahagiaan Dalam Hidupku 
Di saat Kupersembahkan Sesuatu Untuk-Mu

Ya Allah……….
Hatiku Hanya Cukup Untuk Satu Cinta
Jika Aku Tak Dapat Mengisinya Dengan Cinta Kepada-Mu 
Kemanakah Wajahku Hendak Kusembunyikan Dari-Mu 

Ya Ar-Rahman……… 
Dunia Yg Engkau Bentangkan Begitu Luas 
Bagai Belantara Yg Tak Dapat Kutembus Di Malam Yang Gelap Gulita 
Agar Tidak Tersesat Dalam Menapakinya

Ya Ar-Rahhim…….
Berikan Alas Kaki Buat Hamba
Agar Jalan Yg Kutapaki Terasa Nikmat
Meski Penuh Dengan Bebatuan Runcing dan Duri Yang Tajam 
Hamba Sadar Semua Ini Milikmu 
Dan Suatu Saat Jika Kau Kehendaki 
Semuanya Akan Kembali Jua Kepada-Mu 
Hamba pasrahkan kehidupan hamba kepada-Mu.

Aamiin...Allahumma Aaamiin

{Doa dari seorang sahabat}



Senin, 17 September 2012

Lagu Patah Hati

Terinspirasi setelah membaca salah satu website teman saya Om Em http://omemdisini.com/lagu-jatuh-cinta/, tulisan ini tercipta. Kalau Om Em mengulas lagu-lagu saat dia jatuh cinta, versi tema yang saya angkat berbeda yaitu lawan dari jatuh cinta. Apalagi kalau bukan patah hati. 

"Berani jatuh cinta berarti harus siap sakit hati." Siapa sih yang belum pernah mendengar ungkapan ini?  Mungkin ungkapan ini muncul karena sifat dasar hati manusia yang bisa berubah kapan saja dan dimana saja. Hati manusia yang cenderung dinamis dan juga jika dikaitkan dengan sebuah hubungan antara 2 manusia, tentunya it takes two to tango ya. Teori kausalitas juga berpengaruh disini.

Dalam tulisan ini, saya tidak akan banyak membahas tentang hubungan antara 2 manusia. Tetapi lebih fokus kepada lagu-lagu yang acap kali saya dengarkan saat perasaan hati sedang galau. Dari lagu-lagu berikut, sedikit banyak bisa tergambarkan penyebab kegalauan hati saya dan juga langkah apa yang sebenarnya hendak saya ambil. Kembali ke lagu, mungkin bukan ide yang bagus, saat hati kita galau, telinga kita malah dijejali oleh lagu-lagu mengharu biru. Namun bagi saya, lagu-lagu ini cukup mewakili perasaan hati saya saat ini. Terutama jika kita belum mampu untuk meluapkan emosi yang ada di dalam diri. Yuk kita simak lagu-lagu pilihan saya...


1.      Terserah – Glenn Fredly
Entah mengapa, saban kali saya patah hati, yang kerap mampir di telinga saya adalah lagu-lagu ciptaan dari Glenn Fredly. Tidak hanya saat sudah menikah seperti ini. Saat masih berstatus pacar orang pun lagu-lagunya kerap saya dengarkan. Liriknya yang menyayat hati ditambah lantunan suara yang pas, membuat lagu-lagu Glenn Fredly begitu mengena. Dalam lagu ini -yang terkesan sudah pasrah- bagian liriknya yang paling saya suka adalah:                

Terserah kali ini
Sungguh aku tak ‘kan perduli
Ku tak sanggup lagi
Jalani cinta denganmu
Biarkan ku sendiri
Tanpa bayang-bayangmu lagi
Ku tak sanggup lagi
Mulai kini s’mua terserah..

2.     Pergilah Kau – Sherina
Awalnya saya kurang familiar dengan lagu ini. Kenal lagu ini pun secara tidak sengaja, saat salah seorang teman menyenandungkannya ketika kami sedang berada pada ritual nongkrong bareng. Lirik lagu ini yang tanpa basa basi, cocok sekali untuk mengusir pasangannya yang “ketahuan” berbuat curang di belakang.

Pergilah kau
Pergi dari hidupku
Bawalah semua rasa bersalahmu
Pergilah kau
Pergi dari hidupku
Bawalah rahasiamu yang tak ingin kutahui

3.     Fuck it (I don't want you back) – Eamon
Judulnya saja, terdengar memang agak kasar dari segi bahasa. Tapi namanya juga orang lagi patah hati, reaksinya tentu berbeda-beda. Nah, lagu ini secara gamblang bercerita tentang pengkhianatan atas sebuah hubungan.

Fuck what I said it don’t mean shit now
Fuck the presents might as well throw em out
Fuck all those kisses, they didn't mean jack
Fuck you, you hoe, I dont want you back

4.     Apalah Arti Menunggu – Raisa

Lagu baru yang dinyanyikan oleh seorang pendatang baru, liriknya sederhana dan sebagai bagian dari lagu patah hati, lagu ini mengesankan sebuah ketegaran hati. Coba saja baca penggalan liriknya berikut ini:
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Dahulu kaulah segalanya
Dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
Namun sekarang aku mengerti
Tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang semu
  1. Jar of Hearts - Christina Perry
 Awalnya bukan lagu ini yang lebih dahulu terkenal, melainkan lagu Christina Perry lainnya yang merupakan soundtrack dari sebuah film ber-genre Horror Romantis. Namun, lagu ini pun akhirnya ikutan terkenal karena selain musiknya unik alias tidak pasaran, liriknya pun cukup mengena bagi orang yang sedang patah hati. Sambil menyanyikan lagu ini sembari bertolak pinggang di depan orang yang telah menyakiti hati kita. Pas banget deh…
 Who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Who do you think you are?
  1. Linger – The Cranberries
Lagu lawas milik the Cranberries, irama musiknya agak menghentak alias tidak mendayu-dayu layaknya sebuah lagu patah hati. Namun liriknya lugas, padat dan jelas. Mari kita simak…

I swore, I swore I would be true
And honey so did you

So why you were you holding her hand
Is that the way we stand
Were you lying all the time
Was it just a game to you
  1. Pudar – Rossa
Masuk kategori lagu yang sudah agak lama juga, namun masih tetap enak dinikmati bagi yang sedang patah hati. Hitung-hitung menghibur diri sendiri, liriknya “agak menginspirasi” untuk balas dendam dan irama musiknya lumayan “segar” untuk didengar.

Kurasakan pudar dalam hatiku 
rasa cinta yang ada untuk dirimu 
ku lelah dengan semua yang ada 
ingin ku lepas semua 

Setan dalam hati ikut bicara 
bagaimana kalau ku selingkuh saja 
ku punya banyak teman lelaki 
sepertinya ku kan bahagia 
  1. Sometimes love just ain't enough - Patty Smyth
Masih dari tembang lawas, sekitar tahun 90an lagu ini begitu terkenal. Klo ga’ salah, saat usia saya 12 tahunan, lagu ini pertama kali saya dengar. Walau waktu itu tidak begitu paham makna dari lirik lagu ini, tapi saya sangat menyukainya. Menurut saya, makna dari lagu ini begitu dalam terutama dalam memahami sebuah hubungan antara dua manusia berbeda jenis kelamin. Makna dari liriknya sangat mencerminkan sifat manusia. Yah begitulah…

But there's a danger in loving somebody too much,
and it's sad when you know it's your heart you can't trust.
There's a reason why people don't stay where they are.
Baby, sometimes, love just aint enough

9.     Jika Cinta Dia - Geisha
Nah, ini lagu yang juga liriknya sangat jujur. Tidak pakai tedeng aling-aling, semua rasa diungkapkan sekaligus si korban langsung meminta keputusan. Simak aja deh…

Terlampau sering kau buat air mataku
Tak pernah kau tahu dalamnya rasa cintaku
Tak banyak inginku jangan kau ulangi
Menyakiti aku sesuka kelakuanmu
Ku bukan manusia yang tidak berfikir
Berulang kali kau lakukan itu padaku

Jika cinta dia jujurlah padaku
Tinggalkan aku di sini tanpa senyumanmu
Jika cinta dia ku coba mengerti

10. Menghapus Jejakmu - Peterpan
Lagu sedih, namun musiknya tidak melankolis. Selain liriknya yang saya suka, video klipnya gampang sekali diingat. Liriknya sangat realistis khas kebanyakan laki-laki. Mari disimak…

Ku terus melangkah melupakanmu
Lelah hati perhatikan sikapmu
Jalan pikiranmu buatku ragu
Tak mungkin ini tetap bertahan

Perlahan mimpi terasa mengganggu
Kucoba untuk terus menjauh
Perlahan hatiku terbelenggu
Kucoba untuk lanjutkan hidup

Rabu, 29 Agustus 2012

Tak Sanggup Lagi / Rossa

Setelah sekian lama baru ku menyadari
Mengapa ku selalu menahan rasa sakitku
Ingin ku hapus saja semua dendam ini
Tapi rasa tak mungkin lagi
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Biarkan ku pergi karena aku tak sanggup lagi
Mengingat semua kenangan dulu 

di saat engkau menyakitiku
Mengapa semua terjadi di saat kau mulai menyadari
Semua kesalahanmu padaku tapi ku tak sanggup lagi

Ku akui sekarang engkau mulai berubah
Namun rasa sakitku terlalu dalam tuk terobati
Ingin ku hapus saja semua semua dendam ini
Tapi rasa tak mungkin lagi

Biarkan ku pergi karena aku tak sanggup lagi
Mengingat semua kenangan dulu

di saat engkau menyakitiku
Mengapa semua terjadi di saat kau mulai menyadari
Semua kesalahanmu padaku tapi ku tak sanggup lagi
biarkan ku pergi) biarkan diriku yang pergi
karena aku tak sanggup lagi) 

karena ku tak sanggup lagi
mengingat semua kenangan dulu 
di saat engkau menyakitiku)
Mengapa semua terjadi di saat kau mulai menyadari
Semua kesalahanmu padaku tapi ku tak sanggup, 

tapi ku tak sanggup lagi

Lagu yang pas banget sama kondisi perasaan saya saat ini :(

Senin, 16 Juli 2012

Tanya Hati Mu

Apa kabar Cinta?
Tanya hati mu

Apa kabar  Rindu?
Tanya hati mu

Apa kabar Komitmen?
Tanya hati mu

Apa kabar Kejujuran?
Tanya hati mu

Cinta, rindu, komitmen, kejujuran
Sudah ku kubur dalam-dalam
Sedalam perut bumi lapisan terjauh
Yang tak ingin ku gali

Jawab hati ku




Rabu, 11 Juli 2012

Luka Ini Belum Kering

Entah luka mana lagi
Siap kau gergaji
Menjadi kepingan
Luluh lantak menjelma perih

Dan seumpama tangis
Yang sering kau persembahkan untukku
Dalam diam dan keheningan hati

Juga pada bantal-bantal putih
Yang menjadikannya saksi
Pada siapa luka ini sering kau beri

Tidakkah luka itu masih membekas
Berpadu luka cinta yang baru
Tercabik-cabik dikhianati
Menjadikannya siapa dan mengapa
Atas apa dan kenapa

Luka ini belum mengering
Berdarah-darah
Mengkristal bersenyawa
Menjadi runcingan bedil
Yang siap kutusukkan
Pada kedua bola mata mu

Sedang aku masih disini
Mengubur diriku perlahan-lahan
Dan berharap mati...


Bintaro, 11 Juli 2012

Sabtu, 19 Maret 2011

Puisi Tentang Hujan V

Aku rinai hujan
yang menyelusup ke setiap jengkal hatimu
dan berharap jejakku
masih tersimpan disana
walau tersorot terik mentari

Saat seulas senyum
dan sepercik asa sirna
Pada ujung penantian
Rinduku tak terbendung
bagai rintik hujan yang jatuh tanpa henti
Mengalir bak titik titik
dan menggumpal berkoalisi
pada bilik hati

Tentang Aku

Ajari aku,
Mengeja prilaku
Agar langkah tak beku
dan terburu-buru

Mengurai kaku
Pada buku-buku
Manusia yang penuh AKU
Yang mengaku-aku manusia,
tapi ternyata palsu

Puisi Tentang Hujan IV

Hujan itu seperti cinta,
datangnya tak dapat diduga

Hujan itu aku dan kamu
Turun dan jatuh bersamaan
Menyatu di lautan biru

Tentang Kita

Aku dan kamu di ujung lidah
Pahit, manis, getir
terkunyah dan dilumat bulat-bulat
Tepian bibir yang tersisa
Tunggu lontaran satu kata,
indah atau nestapa?

Puisi Tentang Hujan III

Aku mengiba pada relung-relung kalbuku
Yang tertutup debu
Andai ku tahu,
bagaimana menghempas kelabu
Biar ku rajam rasa dengan sembilu
Agar gerimis ini segera berlalu

Puisi Tentang Hujan II

Hujan selalu menginspirasi
Entah skedar cerita, atau senandung dendang pada bidadari
Yang pasti, hujan tak pernah sendiri
Selalu ada petir yang mengiringi

Puisi Tentang Hujan

Disebalik hujan
yang turun petang tadi
Ternyata masih menyisakan secuil cerita
tentangmu, tentangnya, tentang kita

Pada derasnya hujan
Aku masih membauimu
Bau dekap hangat
dan senyum terpaksa
Bau luka yang masih menganga
Yang dipaksa kering tanpa kuasa

Diantara hujan
Kutitipkan rindu
dan airmata
Untukmu
Ya untukmu